Goweser Wajib Tahu, Ini Perbedaan Sepeda Balap dan Sepeda Hibrida

Adrenalin yang mengalir akibat kecepatan saat meluncur di jalan beraspal, menjadi sensasi yang dicari para penggemar sepeda balap alias road bike. Rangka dan desainnya yang ringan serta aerodinamis membuat sepeda balap mudah meluncur lebih cepat di jalanan yang mulus.

Sepeda balap termasuk dalam kasta tertinggi di ranah profesional. Hal itu tampak pada para pebalap kelas dunia yang biasanya memulai karier mereka dari level BMX, kemudian dilanjutkan dengan kelas MTB (sepeda gunung), dan terakhir menjadi pembalap sepeda. Namun, semua itu tergantung pilihan karier setiap atletnya.

Berikut ini kelebihan dari sepeda balap.

  • Sangat ringan

Sepeda balap dirancang sangat ringan. Rangka sepeda balap biasanya berbahan aluminium atau karbon. Komponen-komponennya juga dibuat dari bahan-bahan ringan, bukan besi padat. Jadi di dalamnya berongga.

Sepeda balap mampu meluncur pada rata-rata kecepatan 60 sampai 80 kilometer per jam. Kecepatan tinggi ini ditunjang oleh komposisi gerigi yang berbeda dengan MTB. Gerigi depan sepeda balap hanya memiliki dua kecepatan saja, yakni gerigi atas dan tengah. Sementara itu, gerigi belakang bisa terdiri atas 10 kecepatan.

  • Efisien di Jalan Raya

Sepeda balap jadi sepeda yang paling efisien di jalan raya. Namun jika dihitung dari sisi rupiah, sepeda balap jauh lebih mahal dibanding sepeda MTB. Rangkanya saja ada yang mencapai Rp 60 juta, belum ditambah komponen lain seperti roda, pelek, gerigi, dan setang. Wajar jika penggemar atau kolektor sepeda balap di Indonesia, umumnya berasal dari kalangan atas.

Sepeda Hibrida

Sepeda hibrida (hybrid) adalah kombinasi antara sepeda gunung (mountain bike) dan sepeda balap (road bike). Sepeda ini banyak digemari karena cukup tangguh dan dapat digunakan di berbagai medan.

Ada beberapa kelebihan dari sepeda hybrid, seperti yang dijelaskan berikut ini:

  • Bisa digunakan di mana saja

Seperti dijelaskan di atas, sepeda hybrid ini bisa dipakai di jalan beraspal atau jalan-jalan pegunungan. Sehingga, bisa dibilang, sepeda ini fungsional. Tak mengherankan jika banyak goweser yang mulai jatuh hati pada sepeda jenis ini.

  • Mampu menjaga stabilitas

Kelebihan yang dimiliki sepeda Hybrid ini ada pada rodanya yang mengadaptasi jenis roda sepeda balap. Sepeda jenis ini memiliki ukuran ban 700c yang lebih menggigit dan lincah di atas permukaan lurus, sehingga lajunya sangat stabil.

  • Dapat menyesuaikan medan apapun

Walaupun mengadaptasi jenis ban yang sama seperti roadbike, namun ban sepeda hybrid ini cenderung lebih tebal dari sepeda roadbike, tapi juga lebih tipis dari ban sepeda MTB.
Hal ini yang membuat sepeda hybrid bisa melaju kencang di jalan lurus, juga tetap maksimal ketika melaju di medan off-road.

Itu dia beberapa perbedaan serta kelebihan dari sepeda balap dan sepeda hybrid. Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang belajar mengenai dunia sepeda, ya.