5 Fakta Menarik tentang Tour de France yang Dijuluki Ajang Balap Paling Menyiksa

Bagi para penggemar gowes, tentu sudah tak asing lagi dengan ajang balap sepeda Tour de France. Tour de France merupakan ajang balap sepeda yang biasanya berlangsung selama 23 hari hingga lebih, di mana para peserta harus menempuh jarak yang mencapai ribuan kilometer.

Buat kamu yang belum tahu tentang ajang satu ini, simak yuk, lima fakta menarik seputar Tour de France!

1. Pembalap harus menempuh jarak 150 hingga 190 km

Perlu diingat kalau rute balapan dan total jarak tempuh Tour de France ini selalu berubah-ubah setiap tahunnya.

Namun pada umumnya, ajang balap ini memiliki jarak tempuh lebih dari 3,500 km, melewati jalur berkelok naik turun bukit di penjuru negara Prancis selama tiga minggu.

2. Jika pembalap ingin buang air

Fakta menarik selanjutnya, timbul banyak pertanyaan bagaimana pembalap Tour de France jika ingin buang air kecil?

Nah, biasanya pada 5 hingga 10 menit awal perlombaan, jalanannya masih lengang. Pembalap masih bisa berhenti di pinggir jalan untuk buang air kecil tanpa takut tertinggal.

3. Total sebanyak 140 ribu kalori yang dikeluarkan selama balapan

Selama balap Tour de France, seorang pembalap dapat membakar 7 ribu kalori per hari, jika di total, selama 23 hari balapan rata-rata kalori yang dibakar mencapai 140 ribu kalori. Wow!

Jika jumlah kalori tersebut disamakan dengan makanan, bakal setara dengan makan 1,625 apel, 872 potong pizza, 56 kg es krim, dan 114 kg steak.

4. Salah satu ajang balap sepeda yang paling banyak ditonton di dunia

Menurut beberapa survei, Tour de France adalah ajang perlombaan yang paling banyak ditonton di dunia, loh.

Sejak awal dimulainya ajang ini pada tahun 1903 yang di mana ini adalah ajang yang digelar lebih dari 20 hari, sudah mengalahkan event berkelas lain seperti World Cup, Super Bowl dan Olympics.

5. Ada 21 etape/stages yang harus dilalui selama 23 hari

Pada ajang kelas dunia ini, pembalap harus melewati 21 etape atau pemberhentian selama 23 hari tersebut.

Nah, para pembalap biasanya tidak rebahan, mereka malah tetap mengengkol sepedanya walaupun ritmenya santai.

Hal ini bertujuan agar otot tidak mengalami inflamasi karena sehabis mengayuh pedal sepeda dalam jangka waktu yang lama.

Apakah kamu tertarik buat menonton Tour de France? Atau bermimpi jadi pembalap sepeda agar bisa ikut berkompetisi di ajang balap sepeda ini?