4 Cara Aman Membonceng Anak saat Gowesata, Orang Tua Wajib Nyimak

Kegiatan bersepeda masih menjadi aktivitas favorit di masa pandemi ini. Terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga, tentu sangat senang dengan kegiatan ini.

Beberapa orangtua ingin mengajak anaknya dalam kegiatan bersepeda dengan memboncengnya. Namun, jangan sampai asal membonceng, ya! Ada beberapa cara aman membonceng anak saat naik sepeda. Simak tipsnya berikut ini.

1. Gunakan kursi bonceng yang sesuai dengan umur anak

Sangat penting untuk memasang kursi boncengan jika ingin mengajak anak bersepeda. Namun, jangan asal memasang boncengan, harus ada panduan kursi yang sesuai dengan umurnya.

Jika si Kecil masih di bawah 2 tahun, lebih baik memilih kursi yang memiliki pengamanan lengkap. Mulai dari seatbelt sampai tulang pelindung di area pinggang.

Menempatkan kursi bonceng juga tak bisa sembarangan. Jika masih di bawah 2 tahun, tempatkan kursi di depan. Sedangkan jika sudah 2 tahun lebih, sebaiknya tempatkan di bagian belakang sepeda.

2. Berikan pakaian dan pelindung yang tepat pada anak

Baik orangtua atau si Kecil harus sama-sama menggunakan helm saat bersepeda. Tak ada alasan anak masih terlalu kecil untuk memakai helm. Ada helm yang memang sesuai dengan umur si Kecil.

Ingat, semua demi keamanan bersama.

Sebelum berangkat, pastikan helm terpasang dengan benar agar anak nyaman saat sesi bersepeda. Begitu juga, pastikan helm sudah terikat dengan tepat agar tidak mudah terlepas saat di tengah jalan.

3. Pilih rute bersepeda yang aman

Membawa anak tentu tidak semudah saat bersepeda sendiri. Ada kalanya mereka akan sering bergerak sehingga keseimbangan sepeda jadi terganggu.

Hal ini bisa membahayakan semua orang. Jika bersepeda di tempat padat seperti jalan raya, orang lain akan kikuk saat berdekatan dengan sepeda orangtua. Sedangkan jika tidak seimbang dan jatuh, tentu akan berbahaya sekali.

Oleh karena itu, pastikan untuk bersepeda di tempat yang aman saja. Anda bisa memilih bersepeda di komplek atau area yang memang ada jalur khusus sepeda.

4. Pilih waktu bersepeda yang tepat

Mengajak anak berarti harus memerhatikan keadaan si Kecil. Sesi bersepeda bersama buah hati takkan bisa berjalan lancar jika keperluan si Kecil tidak terpenuhi.

Sebelum bersepeda, pastikan untuk membuat perutnya kenyang dahulu. Sehingga kemungkinan ia rewel karena lapar pun jadi lebih sedikit.

Begitu juga dengan waktu tidurnya. Hindari bersepeda di jam-jam ia akan mengantuk. Jika ia tertidur di sepeda, maka keseimbangan pun bisa jadi berantakan.

Itulah keempat tips membonceng anak saat bersepeda agar tetap aman dan nyaman. Jangan lupa diterapkan, ya!